Sejarah Goa Kreo:
Mula - mula dari kisah Napak Tilas Sunan Kalijaga dari awal tahun abad
ke-14 sehabis kerajaan Majapahit surut digantikan oleh Kerajaan Demak.
Dulu karena Agama baru belum ada tempat untuk ibadah maka dilakukan
musyawarah untuk membuat tempat ibadah . Terutama untuk Agama Islam
Sunan Kalijaga sepakata untuk membuat Masjid.
Sunan Kalijaga akhirnya berjalan ke arah barat untuk mencari kayu jati
yang digunakkan untuk membuat masji yang diinginkannya , Sunan kalijaga
setelah jauh berjalam akhirnya menemukan pohon kayu jati yang dicarinya.
Waktu kalijaga ingin memotong kayu jati tersebut ternyata pinadh dengan
sendirinya, Sunan Kalijaga heran dan akhirnya memutuskan untuk mencari
kayu jati tersebut ke tempat yang lain. Tetapi sebelum Sunan Kalijaga
pergi ia menamai tempat itu dengan nama Jatingaleh karena kayu jati yang
ingin dipotongnya menghilang dengan sendirinnya
Daerah berikutnya Sunan Kalijaga datang ke tempat kampung, kampung yang
didatanginya berada di tengah - tengah hutan. Berjalan belum jauh dari
tengah - tengah hutan itu Sunan Kalijagamenemukan pohon jati itu tetapi
sebelum memotong Sunan Kalijaga dihadang oleh beberapa orang yang
sembarang / tidak sopan. Beberapa orang itu seperti melawan Sunan
Kalijaga , sehabis menyerang Sunan Kalijaga menyuruh mereka pergi dan
Sunan kalijaga pun ikut pergi, sebelum Sunan Kalijaga ikut pergi ia
menamai tempat itu dengan nama Jatibarang.
Akhirnya Sunan Kalijaga mencari pohon jati yang memang benar - benar ia
inginkan , dan akhirnya ia menemukan pohon kayujati yang dicari sebelum
dipotong akhirnya Sunan Kalijaga mengikatnya dengan selendangnya baru
itu sitebang. Sehabis dipotong batang bekas potongan itu malah semakin
besar. maka tempat itu diberi nama oleh Sunan dengan nama Jatiombo.
Kayujati yang sudah dipotong akhrnya dihanyut di sungai besar , namun di
pertengah jalan kayu jati itu tercepit diantara tebing - tebing .
Akhirnya Sunan kalijaga memutuskan untuk beristirahat di Goa untuk
bersemedi agar kayu itu bisa sampai di Demak. Sehabis semedi Sunan
kalijaga makan sate kambing sehabis makan tusuk yang digunakan untuk
menusuk kambing itu dibuan dan ternyata tusuk itu tumbuh dan berbau sate
kambing . Dan bambu itu diberi nama dengan Bambu Krincing karena
sewaktu dibuang tusuk itu berbunyi krincing.
Akhirnya Sunan Kalijaga memutuskan untuk kembali ke Demak, namun
ditengah jalan sunan dikagetkan oleh 4 kera yakni berwarna
merah,kuning,putih dan hitam. Ternyata kera itu bermaksud baik untuk
menolong Sunan untuk mengambilkan kayu yang tersangkut itu, sehabis itu
sunan punya pikiran untuk memotong menjadi 2 bagian agar yang satu
hanyut dan yang satunya bisa dibawa ke demak . ternayata cara itu
berhasil , 4 kera itu ingin ikut Sunan ke Demak namun Sunan tidak
memperbolehkannya. Sunan Kalijaga malah menyuruh 4 kera itu untuk
menjaga goa itu , sebelum pergi goa itu di beri nama Goa Reho yang
sekarang dikenal dengan sebutan Goa Kreo
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar